Selasa, 06 Juli 2010

YESUS MENUBUATKAN KEDATANGAN NABI MUHAMMAD S.A.W. DALAM INJIL BARNABAS

YESUS MENUBUATKAN KEDATANGAN NABI MUHAMMAD S.A.W. DALAM INJIL BARNABAS



Dalam Injil Barnaba pasal 43 tersebut:

Sebenarnya aku berkata kepada kamu: Bahwa apabila tiap-tiap Nabi datang, maka ia membawa tanda rahmat Allah hanya kepada satu bangsa.

Karena itu ucapan mereka tidak melampaui bangsa yang diutus mereka kepadanya.

Akan tetapi apabila utusan Allah datang, Allah akan mengurniakan kepadanya sebagai cincin tangannya.

Maka ia akan membawa keselamatan dan rahmat bagi bangsa-bangsa dibumi yang menerima ajarannya.

Dan ia akan datang dengan kekuatan terhadap orang-orang yang zalim.

Dan ia menghapuskan penyembahan kepada berhala sehingga setan menjadi terhina.

Karena seperti inilah janji Allah kepada Ibrahim, firmanNya: Lihatlah sesungguhnya Aku akan memberkati segala suku-suku bangsa di bumi dengan turunanmu. Sebagaimana engkau, hai Ibrahim, telah menghancurkan akan berhala-hala, demikianlah turunanmu akan melakukannya.

Sahut Yakub: "Ya Guru, katakanlah kepada kami, dengan siapakah perjanjian ini dilakukan ?

Sebab orang Yahudi berkata: "Dengan Ishak".

Dan orang Ismail berkata: "Dengan Ismail".

Sahut Yesus: "Daud itu anak siapa, dan dari keturunan siapa?"

Sahut Yakub: "Dari Ishak, karena Ishak adalah bapa Yakub dan Yakub adalah bapa Yahuda yang Daud dari keturunannya.

Tatkala itu Yesus berkata: "Apabila utusan Allah itu datang, dari turunan siapakah dia?

Sahut murid-murid itu: "Dari pada Daud"

Sahut Yesus: "Kamu jangan menipu diri kamu,

Karena Daud memanggilnya dalam roh rabbi, katanya begini: "Friman Allah kepada rabbiku, duduklah disebelah kananku supaya Kujadikan musuh-musuhmu tempat berpijak kedua belah kakimu.

Tuhan akan mengirimkan tongkatmu yang akan mempunyai kekuatan ke tengah-tengah musuhmu".

Apabila utusan Allah yang kamu namakan messia adalah anak Daud, maka apakah sebabnya Daud menamakannya rabbi.

Berkata benarlah kepadaku, karena aku mengatakan kebenaran kepada kamu, sesungguhnya janji itu diperbuat dengan Ismail, tidak dengan Ishak.

Dalam Injil Barnaba pasal 72 tersebut:

(7) Ketika itu menangilah rasul-rasul, sambil kata mereka: Ya Guru, apakah sebabnya tuan meninggalkan kami, karena lebih baik kami mati dari pada tuan meninggalkan kami.

(8) sahut Yesus: Janganlah goncang hati kamu dan janganlah takut.

(9) Karena bukan aku yang menjadikan kamu, tetapi Allah yang telah menjadikan kamu akan melindungi kamu.

(10) Adapun mengenai diriku, maka kedatanganku adalah untuk menyediakan banyak nabi-nabi palsu, mereka mengambil perkataanku dan mengotori Injilku.

(12) Ketika itu berkatalah Andereas: Ya Guru, sebutkanlah kepada kami suatu tanda supaya kami mengenal dia.

(13) sahut Yesus: Sesungguhnya ia tidak datang dalam masa kamu, tetapi ia akan datang beberapa tahun kemudian kamu, ketika Injilku dirusakkan dan hampir tidak dijumpai lagi tiga puluh orang yang beriman.

(14) Pada waktu itu Allah mengasihani akan dunia, Ia lalu mengutus rasulNya yang awan putih akan menetapi diatas kepalanya, mengenal akan dia seorang pilihan Allah. Dan Ia akan melahirkannya ke dunia ini.

(15) Ia akan datang dengan membawa kekuatan yang besar mengalahkan orang-orang jahat dan menghancurkan penyembahan berhala dari dunia.

(16) Dan aku akan bergembira dengan yang demikian karena dengan perantaraannya akan diberitahukuan dan dimuliakan Allah dan akan dinyatakan kebenaranku.

(17) Dan ia akan mengbukum orang yang mengatakan bahwa aku lebih bear dari seorang manusia.

(18) .................................

(19) Apabila orang telah mempersaksikan penyembahan berhala telah berguguran ke bumi dan telah diakui orang bahwa aku adalah manusia seperti manusia yang lain, maka sesungguhnya aku berkata kamu bahwa pada ketika itu Nabi Allah itu datang.

Dalam Injil Barnaba pasal 96 tersebut:

Tatkala telah selesai mendoa, berkatalah imam itu dengan kuat suaranya: "Berhentilah, hai Yesus, karena kami perlu hendak mengetahui, siapakah engkau, untuk menenteramkan bangsa kami".

Sahut Yesus: "Aku Yesus anak Maryam dari keturunan Daud, seorang manusia yang akan mati yang takut kepada Allah; dan aku meminta supaya penghormatan dan pemuliaan tidak diberikan melainkan kepada Allah".

Sahut imam itu: Sesungguhnya tertulis dalam kitab Musa bahwa Tuhan kita akan menyuruhkan Messias yang akan datang kepada kita supaya ia mengabarkan kepada kita apa yang dikehendaki Allah dan ia akan datang ke dunia membawa rahmat Allah.

Karena itu aku mengharapkan supaya engkau sebutkan kepada kami yang sebenar-benarnya, apakah engkau Messias Allah yang kami tunggu-tunggu kedatangannya?"

Sahut Yesus: "Sesungguhnya Allah berjanji demikian, tetapi aku bukanlah dia. Karena ia dijadikan lebih dahulu dari padaku dan akan datang kemudianku.

Sahut imam itu: Bagaimanapun jua kami percaya dari perkataanmu dan tanda-tandamu, bahwa engkau adalah nabi dan orang suci Allah.

Oleh karena itu aku mengharapkan kepadamu atas nama semua orang Yahudi dan Israil, hendaklah engkau jelaskan kepada kami karena kecintaan kepada Allah, dengan cara bagaimanakah Messias akan datang.

Sahut Yesus: "Demi Allah yang hidup, yang aku berdiri dihadapanNya, sesungguhnya aku bukan Messias yang ditunggu-tunggu oleh semua suku-suku bangsa di bumi seperti yang telah dijanjikan Allah kepada bapa kita Ibrahim, katanya: Dengan keturunanmu akan Kuberkati segala suku-suku bangsa dibumi.

Akan tetapi ketika aku diambil Allah dari dunia, setan akan membangunkan sekali lagi percobaan yang terkutuk ini, yaitu ia akan membawa orang yang tidak takut kepada Tuhan mempercayai bahwa aku Allah dan anak Allah.

Maka sebab itu dikotorilah perkataanku dan ajaranku hingga hampir tidak ada tinggal lagi tiga puluh orang yang beriman.

Pada ketika itu Tuhan mengasihani akan dunia dan diutusnya rasulNya yang karenanya, Dia telah menjadikan segala sesuatu.

Ia akan datang dari sebelah selatan dengan kekuatan dan ia akan menghancurkan berhala-berhala dan penyembah-penyembah berhala.

Ia akan mencabut kekuasaan setan atas manusia.

Ia akan datang membawa rahmat Allah untuk menyelematkan orang-orang yang beriman.

Dan orang yang beriman kepada perkataannya akan diberkati.



Dalam Injil Barnaba pasal 97 tersebut:

Maka pada ketika pada ketika itu imam itupun berkata: "Apakah yang dinamakan Messias dan apakah tanda yang memberitahukan kedatangannya?

Sahut Yesus: Sesungguhnya nama Messias itu ajaib, karena Allah sendiri yang memberikan nama itu tatkala telah dijadikanNya dirinya dan diletakkanNya dia ditempat yang indah di langit.

Firman Allah: Sabarlah hai Muhammad, sesungguhnya karena engkaulah aku hendak menjadikan surga dan dunia dan makhluk yang banyak yang akan kuberikan kepadamu sehingga siapa yang memberkati engkau adalah ia mendapat berkat dan siapa yang mengutuk engkau adalah ia terkutuk.

Dan apabila Aku mengutus engkau kepada dunia, Aku akan menjadikan engkau utusanKu untuk memberi keselamatan dan jadilah ucapanmu itu benar sehingga langit dan bumi bisa lemah tetapi imanmu tidak akan lemah selama-lamanya.

Bahwa namanya yang diberkati itu ialah Muhammad.

Pada ketika itu orang banyak itu mengangkatkan suaranya, katanya: Ya Allah, utuslah kepada kepada kami rasulMu; ya Muhammad, datanglah segera untuk menyelamatkan dunia !

Dalam Injil Barnaba pasal 163 tersebut:

Sahut murid-murid itu: Ya Guru, Siapakah gerangan laki-laki yang tuan katakan tentang halnya, yang akan datang ke dunia ini ?

Sahut Yesus dengan hati yang gembira: Sesungguhnya ia Muhammad utusan Allah.

Dan apabila ia datang ke dunia, maka ia akan menjadi sebab terwujudnya perbuatan-perbuatan yang baik diantara sesama manusia dengan sebab banyak kasih sayang yang dilakukannya.

Seperti hujan menjadikan bumi mengeluarkan buah setelah hujan lama terputus.

Maka ialah awan putih yang penuh dengan rahmat Allah, yaitu rahmat yang ditaburkan Allah mencucuri orang-orang yang beriman sebagai hujan.

Dalam Injil Barnaba pasal 212 tersebut:

Ya Rabb, Tuhan yang dengan pertolonganMu diperoleh segala keperluan yang menjadi hajat bagi bangsamu Israil, ingatlah semua suku-suku bangsa di bumi yang telah Engkau berjanji akan memberkatinya dengan utusanMu yang telah Engkau jadikan dunia ini karenanya.

Kasihanilah dunia ini, dan segerakanlah mengutus rasulMu supaya ia menghapuskan kerajaan setan, musuhMu.

Setelah selesai Yesus dari padanya, iapun berkata tidak kali: "Hendaklah jadi seperti ini, ya Tuhan yang maha besar, yang pengasih".

Mereka semuanya menyahut dengan menangis: "Hendaklah jadi seperti ini!", hendaklah jadi seperti ini! kecuali Yudas karena ia tidak percaya sedikit jua.



Dalam Injil Barnaba pasal 220 tersebut:

Ketika itu penulis lalu bertanya: Ya Guru, apabila Allah itu pengasih, maka apakah sebabnya kami disiksaNya hingga seperti ini, sehingga kami mempercayai tuan telah mati.

dan ibu tuan telah menangisi tuan sehingga ia hampir mati.

Dan Allah membiarkan tuan mendapat malu terbunuh diantara pencuri-pencuri diatas bukit Tengkorak sedang tuan orang suci Allah.

Sahut Yesus: Percayalah kepadaku, hai Barnaba, sesungguhnya Allah menyiksa atas tiap-tiap kesalahan meskipun bagaimana kecilnya dengan siksa yang besar, karena Allah benci kepada kesalahan.

Maka karena itu, tatkala ibuku dan murid-muridku yang dipercayai dan bersama-sama dengan aku amat sedikit kecintaannya kepadaku sebagai cita dunia, Tuhan yang maha Baik hendak menyiksa sebab cinta ini dengan mendatangkan duka-cita sekarang supaya Ia nanti tidak menyiksanya dengan nyalaan api neraka.

Tatkala orang sudah memanggil aku Allah dan anak Allah sedang aku di dunia tidak demikian, Tuhan berkehendak supaya orang memperolok-olokkan aku didunia ini dengan kematian Yudas yang dipercayai mereka sesungguhnya aku yang telah mati diatas salib agar setan tidak memperolok-olokkan aku pada hari penghukuman kelak.

Dan ini akan tinggal tetap hingga datang Muhammad, utusan Allah, yang jika ia datang membukakan penipuan ini kepada orang-orang yang beriman kepada hukum-hukum Tuhan.

Sesudah Yesus mengucapkan ini, lalu katanya: Sesungguhnya Engkau adil, ya Rabbi, Tuhan kami, karena bagiMu sendiri kehormatan dan kemuliaan yang tidak berkesudahan.

Demikianlah sebagian dari nubuat tentang kedatangan Nabi Muhammad s.a.w. yang tersebut dalam Injil Barnaba. Seterusnya nubuatan yang lain-lain yang tersebut dalam Injil itu dapat dibaca dalam pasal 34, 41, 42, 54, 82, 112, 136 dan 206. Oleh karena nubuatan-nubuatan yang tersebut diatas sudah cukup jelas, tidak memerlukan keterangan lagi.

0 komentar:

Posting Komentar